Tuesday, December 2, 2014

"dilarang ikut kegiatan teater sama pacarnya"

Bukannya mau gak ngebelain teater nih karena aku juga pernah ikut teater kampus, hmm kebanyakan kebiasaan anak2 teater emang kadang bikin gemes, dari latian yg dimulai telat dari jadwal, kegiatan latihan sampai malam, kegiatan jalan jalan latihan keluar kota, pergaulan anak teater yg penuh dengan bau politik maupun bau minuman alkohol, gak semua sih tapi kebanyakan begitu cuy, karena teaternya masih teater cupu bukan teater besar kaya besutannya artis2 teater.. saking gemesnya sampe sampe ada beberapa pacar anak teater berpikiran miring, saking miringnya akhirnya mereka ngelarang pacar2nya buat ikut kegiatan teater, dan saking ngelarangnya si cewek, pria pria teater ini malah berpikiran buruk.."masih banyak cewek cantik lainnya yg mau kok, ribet gitu tinggal aja"..woow.. boys, you are so stupid..okeh, memang masih banyak cewek cantik lainnya, tapi bisa di riset setiap cewek ya..kalau kegiatan lu kaya bgitu pasti lama lama tuh cewek  bakalan ngomel juga..karena apa? karena mereka khawatir. just it..khawatir kan bagian dari sayang tuh..trus kalian maunya gimana? kalo pacaran ma cewek tapi gak mau dikhawatirin gitu..pacaran aja sama tembok..wkwkwkw..ini nih aku kasih beberapa alasan kenapa para cewek2 itu mengomel sepanjang waktu kalian sampe bikin telinga kalian berasa copot.
Ada beberapa alasan yang memungkinkan, dalam kondisi umum antara lain:
1.  faktor khawatir akan kesehatan, karena kegiatannya selalu malam. 
2. faktor khawatir akan terlalainya kegiatan yg lain, exp kuliah yg jelas wajib, masih minta ortu kan,,,kalau bayar sendiripun anak laki2 punya barisan tggung jawab trhadap orang tua yg sangat besar.
3.  faktor kekhawatiran akan pergaulan, cara berpikir ataupun hatinya.

Kalau kalian mau tenang nih solusinya cuma 2, pertama Jelaskan itu pada kekasihmu kalau partisipasimu di teater tidak akan membuat kekhawatirannya pada 3 hal itu menjadi nyata, tapi sekian lama berlalu kalau aku observasi lagi semuanya terlalaikan..jadi, kesimpulannya kekhawatiran seorang perempuan terhadap orang yg dia sayangi sangat beralasan..tapi kalau kamu sbg anak teater tidak bisa meyakinkan akan 3 hal itu saja ke kekasihmu.. maka sebenarnya permasalahan itu ada pada dirimu sendiri, egomu yg tidak mau dikalahkan karena penuh dg pembenaran..aneh memang..tapi..
Aku rasa semua perempuan mau yg terbaik untuk orang yang dia sayangi. bersyukurlah, mereka masih punya hati untuk mengurusi kalian..yang kedua udah gak usah punya pacar, atau kalau mau ya pacaran sama boneka sana..hehehe

Monday, December 1, 2014

Kenangan Kuliah Part 1

Setelah melewati masa masa pahitnya Ujian Nasional, kebangun tiap malem buat belajar..persiapan untuk SMNPTN (sekarang SBMPTN).. akhirnya aku mulai mendaftarkan diri untuk ujian SNMPTN. Ujian yang aku gak tau soalnya kek mana, sulitnya kaya apa, tapi udah tersiar kabar kalau itu ujian killer banget dan gak semua orang bisa lolos. Pada hari pendaftaran (aku lupa tanggal berapa) tahun 2009 sekitar bulan juni aku bersama temanku mendaftarkan diri mengikuti SNMPTN di Unesa, belum deg degan sih..soalnya baru daftar..segala persiapan sudah dilakukan, dari bayar formulir yang susah dapetnya, nyediain foto, mondar mandir, nunggu antrian, tapi aku bersyukur punya temen yang begitu baik dan sabar si Jana Marina. aku agak lupa sih prosesnya gimana, tapi yang paling aku inget adalah waktu aku bonda bandi milih jurusan apa yang mau aku ambil, yang jelas aku pinginnya masuk ITS kalo gak masuk Unesa, ngeliatin daftar jurusan seharian itu bikin kepalaku pusing. Kalau masuk ITS aku pinginnya masuk jurusan Teknik Sipil, tapi aku takut kemampuanku berhitung kurang meskipun di SMA jago fisika, hehe..pinginnya masuk Arsitek tapi gambarku gak bagus bagus amat meskipun anak kesayangannya guru kesenian yg killernya minta ampun di sekolah.. kepingin juga jadi guru Fisika, terinspirasi dari guru fisikaku kelas XI dan kelas XII..jadi anak kesayangan mulu soalnya, tapi kalau ngambil fisikanya ITS aku gak berani, apalagi ngapain kuliah di ITS kalo gak dapet gelar Sarjana Teknik, itu pemahamanku dulu..setelah berdiskusi ria bersama ayahku tersayang ditunjuk deh sama si babeh " teknik kelautan aja kayanya bagus itu", aku jawab " aku gak suka maen dilaut yah, gampang mabok", terus tiba tiba babeh berubah pikiran " nah masuk Perencanaan Wilayah dan Kota aj, WIlayah dan Kota itu kan selalu berkembang pasti berkembang terus jurusannya". Nama jurusan yang masih asing bagiku, tapi setelah aku pikir-pikir ini jurusan masih sodaraan ma Teknik Sipil karena 1 fakultas, yaudah deh aku pilih tanpa pertimbangan lainnya karena aku pikir kemungkinan untuk masuk kecil, sedangkan pilihan yang kedua fisikanya Unesa dan aku lebih condong ke pilihan kedua sebenarnya.
Tibalah Hari dimana menunggu Ujian, H-1 Ujian SNMPTN adalah Hari pertama aku mengunjungi ITS untuk mencari ruangan tempat ujianku, baru sampe bunderan ITS aja mulutku udah nganga terkagum kagum, ini kampus bagus banget yaak, tiba tiba muncul niatan dari dalem hati " aku harus masuk sini" jatuh cinta di pandangan pertama..maklum sebelumnya anak rumahan, gak pernah pergi jauh dari rumah lebih dari 10 Km. Ternyata aku kebagian ruang ujian di Teknik sipil. Oke, besok siap berjuang batinku.
Ke esokan harinya tibalah saat yang mendebarkan, pagi-pagi harus ribut karena gak ada motor buat nganter aku ujian, hmm..udah ngedown duluan, akhirnya aku dan ayahku pergi ke rumah sanak famili yang lumayan jauhnya cuma buat minjem sepeda motor, karena kondisi ekonomi saat itu tidak sebaik sekarang. Malu sebenarnya, kasian juga ngelihat ayahku berkorban seperti itu, ini masih ujian belum tentu masuk, mana ayah gembar gembor juga kalo aku mau ujian masuk ITS. Setelah mendapat pinjaman sepeda motor akhirnya aku langsung berangkat menuju ITS, di jalan hatiku perih, malu juga, sampe nangis berharap sama Allah dikasih jalan buat masuk ke ITS.. ngerasa sudah banyak kesulitan yang harus aku lewati semasa SMA untuk mendapatkan julukan anak pintar di  salah satu SMA Negeri terbaik di Surabaya tanpa mengikuti bimbingan belajar manapun, membuatku berharap semoga Allah tidak menjatuhkan harga diriku kali ini, kapan-kapan lah nyeritain kondisi SMA hehe..yah setelah sampai aku langsung menuju ruanganku dan mengikuti tes.. to be continued..

Tuesday, November 1, 2011

UPAYA PENANGGULANGAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR

      Kawasan pesisir adalah sebuah kawasan perbatasan antara daratan dan laut yang
memiliki karakteristik lebih spesifik di antara kawasan daratan.
 Kawasan pesisir merupakan gabungan beberapa aspek dalam ekosistem laut dan manusia yang saling berkaitan serta saling bergantung pada tahap perkembangannya.
Adanya kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat kawasan pesisir membuat pengembangan
dan pengelolaan kawasan pesisir pada saat ini harus di kendalikan dengan baik agar tidak
mengganggu serta merusak ekosistem kawasan pesisir itu sendiri.
        Mulai bergeraknya pemerintah dalam menanggulangi kerusakan kerusakan yang telah banyak terjadi di kawasan pesisir adalah tindakan yang tepat,
melihat dulunya kawasan pesisir dan masyarakatnya dipandang sebagai warga negara
yang kurang di perhatikan.
        Indonesia yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa,
mempunyai terumbu karang terluas di dunia yang tersebar mulai dari Sabang- Aceh sampai ke Irian Jaya.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 212 juta jiwa, 60 % penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir, maka terumbu karang merupakan tumpuan sumber penghidupan utama.
Disamping sebagai sumber perikanan, terumbu karang memberikan penghasilan antara lain
bagi dunia industri ikan hias, terumbu karang juga merupakan sumber devisa bagi negara,
termasuk usaha pariwisata yang dikelola oleh masyarakat setempat dan para pengusaha pariwisata bahari.
        Potensi Kelautan Indonesia sangat besar dan beragam yakni memiliki
17.508 pulau dengan garis pantai sepanjang 81.000 km dan 5,8 juta km2 laut atau 70 persen dari luas
total Indonesia. Potensi tersebut tercermin dengan besarnya hayati ,
selain potensi budidaya perikanan pantai di laut serta pariwisata bahari (Budiharsono S., 2001).
Potensi lestari sumberdaya perikanan laut Indonesia sebesar 6.167.940 ton/tahun dengan porsi
terbesar dari jenis ikan pelagis kecil (52,54 %), jenis ikan demersal (28,96 %)
dan perikanan pelagis besar (15,81 %) komoditi.
        Selain potensi tersebut masih tersimpan potensi perikanan yang bernilai ekonomi tinggi seperti kepiting,
rumput laut dan rajungan (Budiharsono S., 2001).
Potensi-potensi yang telah disebutkan di atas jelas mampu menopang perekonomian masyarakat pesisir
bila dapat dikelola dan di manfaatkan dengan baik.
        Pada saat ini, luasan terumbu karang di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami
penurunan dan mengalami kerusakan. Kondisi ini semakin lama semakin mengkhawatirkan dan apabila
keadaan ini tidak segera ditanggulangi akan membawa bencana besar bagi kehidupan biota laut dan
kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia. Hutan bakau, padang lamun dan terumbu karan g
merupakan tiga eksosistim penting di daerah pesisir.
        Hutan bakau dan padang lamun dan terumbu karang berperan penting dalam melindungi
pantai dari ancaman abrasi dan erosi serta tempat pemijahan bagi hewan-hewan penghuni laut lainnya

Ruang Masalah yang terdapat di Indonesia
     Dalam pengelolaan terumbu karang harus terkait dengan pengelolaan wilayah pesisir
secara lestari dan berkelanjutan, maka masalah yang dihadapi yaitu :
(1) Kesejahteraan masyarakat pesisir pada umumnya tergolong rendah dan
kebanyakan dikategorika sebagai nelayan tradisional.
(2) Sering terjadi banjir dan erosi akibat lahan atas dimanfaatkan untuk areal perladangan.
(3) masih ditemukan penangkapan ikan dengan menggunakan potasium dan bahan peledak atau bom.
(4) Masih terjadinya aktivitas pengambilan karang untuk dijadikan kapur bangunan, dan
(5) Sering terjadinya konflik pemanfaatan ruang antara nelayan.

Dalam pengelolaan terumbu karang tidak mungkin di lepaskan dari unsur ekonomi masyarakat
pesisir dengan demikian masalah utama masyarakat pesisir yang terkait dengan kegiatan
ekonominya adalah :
(1) modalnya terbatas dan tidak memiliki akses untuk mendapatkan modal luar.
(2) terbatasnya sarana produksi seperti benih (benur, bibit rumput laut).
(3) tidak terdapatnya kelompok usaha bersama.
(4) Penataan ruang pesisir yang belum dilakukan dan
(5) masih rendahnya ketrampilan masyarakat pesisir dalam budidaya pesisir seperti
 rumput laut, lobster, mutiara.

No.
Kegiatan
Dampak potensial
1.
Penambangan karang dengan atau tanpa bahan peledak
Perusakan habitat dan kematian masal hewan terumbu
2.
Pembuangan limbah panas
Meningkatnya suhu air 5-10oC di atas suhu ambient dapat mematikan karang dan biota lainnya.
3.
Pengundulan hutan di lahan atas
Sedimen hasil erosi dapat mencapai terumbu karang di sekitar muara sungai,
sehingga mengakibatkan kekeruhan yang menghambat difusi oksigen ke dalam polib
4.
Pengerukan di sekitar terum-bu karang
Meningkatnya kekeruhan yang meng-ganggu pertumbuhan karang.
5.
Kepariwisataan

• Peningkatan suhu air karena buang-an air pendingin dari pembangkit listrik perhotelan
• Pencemaran limbah manusia yang dapat menyebabkan eutrofikasi.
• Kerusakan fisik karang karena jang-kar kapal
• Rusaknya karang oleh penyelam.
• Koleksi dan keanekaragaman biota karang menurun.
6.
Penangkapan ikan hias dengan menggunakan bahan beracun (misalnya Kalium Sianida
Mengakibatkan ikan pingsan, memati-kan karang dan biota avertebrata.
7.
Penangkapan ikan dengan ba-han peledak
Mematikan ikan tanpa dikriminasi, karang dan biota avertebrata yang tidak bercangkang.

Sebenarnya akar permasalahan kerusakan terumbu karang meliputi empat hal yaitu
(1) Kemiskinan masyarakat dan ketiadaan matapencaharian alternatif
(2) ketidaktahuan dan ketidaksadaran masyarakat dan pengguna
(3) lemahnya penegakan hukum (law enforcement) dan
(4) kebijakan pemerintah yang belum menunjukkan perhatian yang optimal dalam
mengelola sistem alami dan kualitas lingkungan kawasan pesisir dan lautan
khususnya terumbu karang.

Masyarakat Pemberdayaan Ekonomi Pesisir
Visi pengelolaan terumbu karang yaitu terumbu karang merupakan sumber
pertumbuhan ekonomi yang harus dikelola dengan bijaksana, terpadu dan berkelanjutan
dengan memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat
dan stakeholders (pengguna) guna memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan
 masyarakat dan pengguna secara berkelanjutan (sustainable).

Dalam upaya untuk mewujudkan visi tersebut maka ada empat tujuan pokok
 (1) tujuan sosial, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat dan stakeholders
mengenai pentingnya pengelolaan terumbu karang secara terpadu dan berkelanjutan
 (2) tujuan konservasi ekologi yaitu melindungi dan memelihara ekosistem terumbu
 karang untuk menjamin pemanfaatan secara optimal dan berkelanjutan,
3) tujuan ekonomi yaitu meningkatkan pemanfaatan ekosistem terumbu karang
secara efisien dan berkelanjutan untuk memperbaiki kesejateraan masyarakat dan
stakeholders serta pembangunan ekonomi,
(4) tujuan kelembagaan yaitu menciptakan sistem dan mekanisme kelembagaan
yang profesional, efektif dan efisien dalam merencanakan dan mengelola
terumbu karang secara terpadu dan optimal.

Salah satu pendekatan yang dinilai efektif dan mampu meningkatkan produksi,
pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir adalah pendekatan agribisnis
dan agroindustri. Kegiatan ini dengan melibatkan secara utuh subsistem input, ][subsistem produksi, subsistem pengolahan hasil, subsistem pemasaran dan
subsitem kelembagaan keuangan maupun kelembagaan penyuluhan.
Sebagai upaya untuk mendorong penyediaan produk agribisnis
dan agroindustri agar mampu bersaing di pasar global, maka pemerintah harus secara konsisten
dan berkelanjutan melakukan berbagai langkah, salah satunya adalah meningkatkan
perluasan dan penyebaran agribisnis dan agroindustri di pedesaan atau
masyarakat pesisir.
       Pengembangannya dapat ditempuh melalui pengembangan unit Kelompok
Usaha Bersama (KUB) yang dapat menyerap, melibatkan dan dimiliki oleh
warga pesisir melalui suatu pola inti-plasma dengan mitra usahanya.

Ada beberapa alasan kenapa pendekatan agribisnis-agroindustri menjadi hal yang diprioritas
(a) dengan agribisnis-agroindustri peluang usaha yang menguntungkan masyarakat
 menjadi lebih banyak
(b) dengan agribisnis-agroindustri masyarakat dapat meningkatkan nilai tambah produknya
(c) dengan adanya agribisnis-agroindustri dapat menampung lebih banyak tenaga kerja
(d) dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan variabilitas produk yang dihasilkan
masyarakat pesisir
(e) dapat berdampak pada peningkatan expor nonmigas dan devisa negara
(f) dan dengan ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sunday, October 23, 2011

resep makan kesukaankuuuu

PEMP (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir)

1.      Konsep partisipatif yang di gunakan dalam PEMP
Strategi pengembangan masyarakat pantai dapat dilakukan melalui dua pendekatan yaitu, yang bersifat struktural dan non struktural. Pendekatan struktural adalah pendekatan makro yang menekankan pada penataan sistem dan struktur sosial politik. Pendekatan ini mengutamakan peranan instansi yang berwewenang atau organisasi yang dibentuk untuk pengelolaan pesisir laut. Dalam hal ini peranan masyarakat sangat penting tetapi akan kurang kuat karena aspek struktural biasanya lebih efektif bila dilakukan oleh pihak-pihak yang mempunyai kewenangan, paling tidak pada tahap awal.  
Dilain pihak pendekatan non struktural adalah pendekatan yang subyektif. Pendekatan ini mengutamakan pemberdayaan masyarakat secara mental dalam rangka meningkatkan kemampuan anggota masyarakat untuk ikut serta dalam pengelolaan dan persoalan pesisir laut. Kedua pendekatan tersebut harus saling melengkapi dan dilaksanakan secara integratif.
1.      Pendekatan struktural. 
Sasaran utama pendekatan struktural adalah tertatanya struktur dan sistem hubungan antara semua komponen dan sistem kehidupan, baik di wilayah pesisir dan laut maupun komponen pendukung yang terkait, termasuk  komponen sosial, ekonomi dan fisik. Dengan penataan aspek struktural, diharapkan masyarakat mendapatkan kesempatan lebih luas untuk dapat memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan. Selain itu penataan struktur dan sistem hubungan sosial dan ekonomi tersebut diharapkan dapat menciptakan peluang bagi masyarakat untuk ikut serta melindungi sumber daya alam dari ancaman yang datang baik dari dalam maupun dari luar.
2. Pendekatan Subyektif. 
Pendekatan subyektif (non struktural) adalah pendekatan yang menempatkan manusia sebagai subyek yang mempunyai keleluasaan  untuk berinisiatif dan berbuat menurut kehendaknya. Pendekatan tersebut berasumsi bahwa masyarakat lokal dengan pengetahuan, keterampilan dan kesadarannya dapat meningkatkan peranannya dalam perlindungan sumber daya alam disekitarnya. Karena itu, salah  satu upaya untuk meningkatkan peran masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam dan wilayah pesisir dan laut adalah dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat untuk berbuat sesuatu demi melindungi sumber daya alam. Pengetahuan dan keterampilan tersebut tidak harus berkaitan langsung dengan upaya-upaya penanggulangan masalah kerusakan  sumberdaya alam tetapi juga hal-hal yang berkaitan dengan usaha  ekonomi, terutama dalam rangka membekali masyarakat dengan usaha ekonomi alternatif sehingga tidak merusak lingkungan.
2.      Evaluasi Program
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Salah satu pendekatan yang dinilai efektif dan mampu meningkatkan produksi, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir adalah pendekatan agribisnis dan agroindustri. Kegiatan ini dengan melibatkan secara utuh subsistem input, subsistem produksi, subsistem pengolahan hasil, subsistem pemasaran dan subsitem kelembagaan keuangan maupun kelembagaan penyuluhan.
Sebagai upaya untuk mendorong penyediaan produk agribisnis dan agroindustri agar mampu bersaing di pasar global, maka pemerintah harus secara konsisten dan berkelanjutan melakukan berbagai langkah, salah satunya adalah meningkatkan perluasan dan penyebaran agribisnis dan agroindustri di pedesaan atau masyarakat pesisir.
Pengembangannya dapat ditempuh melalui pengembangan unit Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang dapat menyerap, melibatkan dan dimiliki oleh warga pesisir melalui suatu pola inti-plasma dengan mitra usahanya.
Ada beberapa alasan kenapa pendekatan agribisnis-agroindustri menjadi hal yang diprioritas (a) dengan agribisnis-agroindustri peluang usaha yang menguntungkan masyarakat menjadi lebih banyak (b) dengan agribisnis-agroindustri masyarakat dapat meningkatkan nilai tambah produknya (c) dengan adanya agribisnis-agroindustri dapat menampung lebih banyak tenaga kerja (d) dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan variabilitas produk yang dihasilkan masyarakat pesisir (e) dapat berdampak pada peningkatan expor nonmigas dan devisa negara (f) dan dengan ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Penyelenggaraan usaha agribisnis-agroindustri khususnya dalam pemilihan produk yang dikembangkan oleh masyarakat harus mengacu pada beberapa alasan yaitu (Amanto, B.S.1999):
-        menunjukkan kecenderungan permintaan yang meningkat di pasar ekspor,
-        merupakan kebutuhan pokok masyarakat luas
-        mampu bersaing di pasar domestik, regional dan global
-         berdampak luas terhadap sektor ekonomi lainnya
-         berpeluang besar untuk dikembangkan
-         memberikan nilai tambah yang tinggi terhadap hasil perikanan atau hasil laut dan  mempunyai efek ganda (multiplier effect) terhadap peningkatan perekonomian wilayah dan nasional.

Friday, September 3, 2010

NEWS

reason why Indonesia did not attack malaysia

There are interesting analysis of military observers, University of Indonesia, Andy Wijayanto, about the possibility of open war between Indonesia and Malaysia in the conflict area Ambalat Block waters. When Jakarta declared open war with our neighbors, President Susilo Bambang Yudhoyono should take into account the state alliance that will support these neighbor countries in the confrontation.

 Andy revealed, Malaysia has a system of defensive alliance with England, Australia, Singapore and New Zealand. The alliance called the Five Power Defense Agreement (FPDA). One of the FPDA countries agreement is a clause that an attack on one member state is also an attack against another member state.
 

"Malaysia's stay request clause is activated. If agreed, it means our country must be prepared to fight also with the UK, Australia, Singapore and New Zealand which have a fighting force far more powerful and sophisticated," he explained after a discussion of the draft Defence and Security.

 From the official website of the British High Commission, Kuala Lumpur, it is known that the FPDA was established in 1971 as a consulting agency and the anticipation of an attack on Singapore and Malaysia. When 30-year commemoration FPDA in November 2001, the five member states agreed to establish a long-term cooperation. One of them, agreements to support each other if any of its member countries that attacked another country. This year, the FPDA to focus his review on maritime security. With that focus, the possibility of four other countries to support Malaysia in the confrontation with Indonesia to be bigger.
 

Not only that. If in our country will face confrontation with the British, the country will very likely ask for an article five of NATO (North Atlantic Treaty Organization) is activated. Articles similar to NATO's five FPDA treaty clause that essentially said that the attack suffered by one member state is considered as an attack on other member states and must be faced together. Therefore, could widen the confrontation with Malaysia and Indonesia must make a deal with NATO member countries.


"So, the effect will be successive. That is what must be considered carefully by the President before the declaration of confrontation with Malaysia. People must understand this is not so dark eyes urging war with Malaysia," said Andy.


Friday, November 13, 2009

ESSAY UTS

The Avantages of Internet for Students

     In line with the time,the progress of Internet technology is more advanced.'internet' is a computer network that connects a computer or computer network with other computer network,so they can communicate or share data without looking at the type of computer itself. In 1999.the number of computers that have been linked to the internet around the world reaching more than 40 mollion and this number continues growing everyday . At present the number of web sites to reach millions, maybe even trillions , it includes a variety of topics .Of course,the sites were a source of information both positiv or negative .Positive to say if the information useful for research .In the modern era .and high tech these day,many educational institutions and schools that require students to use the internet in teaching and learning process.This is because the internet can provide many benefits to students among others as a source of knowledge ,source of information and communications media.

    First, internet as a knowledge.On the  internet there are many learning materials science to develop student's knowledge,so they are not only referring to the books provided by the school but can find the development of broader knowledge and using the internet they can find materials to study to be discussed at school.

   Second, access to the source of information.Conventional library is the only source of information in education is amjor contribution to education especially in schools and the courses ,however, it requires no small cost ,the purchase of journals and new books and articles supporting,conventional libraries sometime make it difficult to develop. With the introduction of the internet in education ,all these can be easily solved by creating a digital library.Acces to sources of information to be unlimited and the cost of provision of journals and new books can be a bit reduced. Space used is not too take a place and this is easy.It can help the students to find information about the reference books that they will need.

   Third,the internet as a medium of communication ,is a function of the internet's most widely used in which every countries,internet user can communicate with other users from around the world, and most of the students in the various regions and the different countries use the internet to find  friendship connections with others in a region or different countries so they have extensive connections.

   The internet can facilitate the conclusion many activities not only students in the school environment or educational institutions but also in the social field. So that the internet proved to be able to improve the quality of students  in various countries.